Siapapun pastinya mengidamkan pekerjaan yang sesuai dengan hati nurani dan pasti juga dengan gaji yang cocok dengan situasi dan kondisi. Tidak semua orang setuju dengan pernyataan itu. Ada yang menjalani apa yang dipunyai dengan terpaksa atau sepenuh hati, ada yang tetap mencari dan berjuang, walau kadang menyesal atau senang.

Saya termasuk yang memperoleh pekerjaan idaman dengan bayaran yang sangat memuaskan, yaitu;  senyuman, keceriaan dan hasil belajar anak-anak.

Memilih menjadi ibu rumah tangga sebagai profesi terbilang masih dianggap remeh dan dianggap tidak bekerja. Padahal menjadi ibu rumah tangga adalah suatu kebanggaan yang tidak tergantikan dengan hal lainnya. Mengawasi tingkah laku anak, mengajari mereka dan menanamkan ajaran yang tidak didapat di sekolah.

Menjadi ibu rumah tangga sama seperti menjadi direktur, marketing dan pekerja lapangan sekaligus guru, berbagai peran yang kompleks dalam kehidupan menjadi satu peran ‘ibu rumah tangga.’

Saya, Jenne, seorang ibu rumah tangga, yang memiliki dua anak,  saya bisa bilang banyak pertentangan dalam profesi ini karena orang-tua dan mertua yang terus mendorong saya untuk ‘bekerja’ yang sesuai dengan pengertian mereka.




Nasihat orang-tuaku selalu sama, “Mumpung anak-anak lu masih kecil, lu harus kerja, karena kebutuhan mereka setelah dewasa akan semakin banyak dan tidak terduga. Bersiaplah dari sekarang.”

Selalu teringat di benak dan hati, bahwa orang-tua pastilah lebih tahu karena mereka sudah menjalaninya sewaktu membesarkan kami (saya dan saudara saya lainnya), pengalaman yang diperoleh dari pengalaman hidup mereka.

Saya tidaklah berdiam diri saja tidak melakukan apa-apa. Nikmatnya berprofesi sebagai ibu rumah tangga adalah waktu yang fleksibel,  selain mengurus anak-anak,  membantu pelajaran mereka dan menasehati atau menjelaskan sesuatu pada anak, hhmmm….tak lupa memasak dan membersihkan beberapa sudut rumah, saya juga berusaha kecil-kecilan yang saya sukai.

Sudah dua kali mencoba usaha, tapi belum sanggup berlanjut lagi dikarenakan kekurangan dana untuk promosi, menggaji orang dan lainnya, tapi toh tak putus asa, pasti suatu saat bisa.

Sekarang menulis saja dahulu di blog ini berbagi rasa suka duka, kesan pesan dan info juga tips ataupun resep…

Dan jika ditanya apa pekerjaan mu? I am a housewife and I am proud of it…