Saya rasa ada dua hal yang selalu ditunggu-tunggu saat menjadi orang tua, yaitu kata-kata pertama dan langkah pertama dari anak tercinta. Pada tahap awal perkembangan anak, saya termasuk ibu yang penuh rasa khawatir, terutama ketika anak terlambat dalam melakukan sesuatu sesuai tahap perkembangan mereka. Dan berbicara termasuk salah satu kekhawatiran saya saat itu, kekhawatiran  memiliki anak yang bisu. Sehingga saya banyak mengajari anak bicara dengan memberikan banyak stimulasi kepada anak.

Para ahli menyarankan agar orang tua baik ayah maupun bunda dapat memberikan stimulasi dalam komunikasi dengan anak. Semakin seringnya stimulasi tersebut dilakukan, makin cepat kemampuan berbicara pada anak.

Saya membagikan beberapa tips mengajari anak bicara, yang dapat  dilakukan dengan mudah oleh Ayah dan Bunda, maupun orang terdekat anak kita.




1. Bicara

Picture 1 of 5

Beberapa Ayah dan Bunda yang bekerja dan pulang kerja akan merasa lelah untuk berbicara banyak baik kepada pasangan maupun anak. Namun untuk kebaikkan bayi Anda, maka ubahlah semua itu dan memulai bicara dan bercerita untuk mengajari anak bicara.

Jika bayi meminta bola dengan berkata “Bol” ketika Anda memberikan bola katakan “Ini Bola, boollaa merah yang bulat.” Lalu lambungkan bola sambil menirukan suaranya, “Boing…, boing…”

Hal inilah yang dinamakan perkembangan bahasa, dengan mengembangkan satu kata yang diucapkan oleh Balita. Ini adalah bagian yang terpenting dari fasilitasi bahasa.





Sumber: Mommyshorts