6 Pertanyaan yang Diajukan untuk Anak Usai Sekolah

Pertanyaan_Untuk_Anak_Usai_Sekolah

Anak-anakku sudah makin besar, tiap kali pulang sekolah, mereka akan berceloteh berlomba menceritakan apa yang mereka alami di sekolah. Menyenangkan sekali mendengar mereka bercelotehtanpa hanrus utarakan pertanyaan seputar sekolah.

Mendengarnya, saya tahu bahwa mereka amat menikmati masa-masa sekolahnya, guru-guru mereka dan teman-teman mereka. Cerita itu mengalir dari mulut anak-anakku, baik kesusahan mereka di sekolah maupun keceriaannya.

Keadaan ini menguntungkan saya, bukan hanya mengetahui keadaan mereka, namun juga dapat memberikan pertolongan pertama berupa nasihat jika ada terjadi “sesuatu” di sekolah.

Celotehan ini bukan dimulai begitu saja, karena mereka bawel. Semua kejadian ini telah ditanamkan terlebih dahulu sejak lama, dimana saya kerap mengajukan pertanyaan ketika mereka masih kanak-kanak. Pertanyaan itu  terus menerus diulang tiap kali mereka pulang sekolah.




Pertanyaan apa sajalah yang saya ajukan usai anak-anak usai sekolah? Berikut pertanyaannya:

1. Apa yang dikatakan oleh guru atau teman atau salah satu temannya atau kepala sekolah, hari ini?
Pertanyaan seperti ini diajukan agar anak-anak berpikir mengenai apa yang hendak mereka sampaikan. Saya akan mendapatkan jawaban yang lebih lengkap dan detail dengan mengajukan pertanyaan ini.

2. Apa warna sepatu gurumu hari ini?
Pertanyaan lucu, bukan? Saya menanyakan ini agr mereka mulai memperhatikan detail yang ada ketika mereka memasuki sebuah ruangan.
Dan siapa sangka saya mengetahui bahwa guru anak saya memiliki 3 pasang sepatu dengan pita besar di ujungnya.

3. Apakah ada yang membuatmu takut hari ini?
Saya tidak menanyakan pertanyaan ini tiap hari hanya sekitar 2-3 kali dalam seminggu. Dan  kadang saya mendapatkan kisah yang menegangkan, seperti kisah hantu yang berada di dalam WC yang diceritakan salah satu temannya ketika anak saya habis dari WC. Dan cerita boneka hantu yang digantung di salah pohon dalam pekarangan sekolah.

Bahkan saya juga dapat mengetahui perasaan takut anak saya ketika ia berlomba lari dalam pelajaran olah raganya.



4. Apa ada yang lucu terjadi hari ini?
Ini adalah pertanyaan yang paling mengasyikkan yang saya tanyakan. Jawannya sungguh luar biasa. Saya mendengar mereka bercerita bagaimana hujan yang  turun ketika upacara, dan anak-anak semua berlarian ke tempat yang kering untuk berteduh. Dan selalu ada cerita kekonyolan di antara mereka.

5. Dengan siapa kamu makan siang hari ini? Bermain dengan siapa hari ini?
Pertanyaan seperti ini akan membuat cerita mengenai teman-temannya mengalir dengan lancar. Saya akan mendengar beberapa nama disebutkan berulang kali, maka saya kaan menanyakan lebih lanjut mengenai temannya tersebut, mengenai apa saja yang mereka mainkan atau mereka obrolkan.

6. Apakah ada teman yang mengalami masalah akhir-akhir ini?
Saya akan memulai pertanyaan ini untuk membuka percakapan untuk menumbuhkan rasa empati pada anak-anak serta memberikan ide bagaimana cara membantu temannya tersebut. Bisa dengan meminjamkan pensil atau spidol, atau menuliskan note untuk mmberikan temannya semangat.

Bahkan ketika salah satu ayah dari teman anak saya yang meninggal dunia, ini adalah percakapan yang paling berharga yang pernah saya lakukan selama ini dengan anak-anakku.